UNGARAN – BKM Sedya Mulya Kelurahan/ Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang, menerima program pilot Project nasional Pengembangan Lingkungan Permukiman Berbasis Komunitas (PLP-BK) dari Dirjen Cipta Karya Departemen Pekerjaan Umum.
BKM Kelurahan Pringapus ini merupakan satu dari 18 BKM se-Indonesia yang mendapat alokasi dana Rp 1 miliar. Dana tersebut untuk tahap perencanaan Rp 175 juta, tahap marketing sosial Rp 225 juta, dan pelaksanaan Rp 600 juta. Hal ini mengemuka dalam Workshop PLP-BK Kelurahan Pringapus di Hotel Citra Dewi 2 Bandungan, Sabtu-Minggu (13-14/6).
Ketua BKM Sedya Mulya Siswa Jarwata mengatakan, penyusunan tata ruang ini melibatkan masyarakat yang mayoritas kalangan muda. ’’Kami berharap hasil partisipasi perencanaan ini menjadi Perbup tentang penyusunan tata ruang berbasis masyarakat. Ini yang membedakan pilot project 18 BKM di Indonesia,’’ kata Siswa, kemarin.
Kegiatan perencanaan partisipatif dalam workshop ini meliputi pemetaan swadaya menghasilkan delapan peta tematik, peta potensi dan permasalahan.
Kegiatan ini melibatkan elemen masyarakat dari RT RW hingga kelurahan. Perencanaan ini juga mencakup analisa potensi dan permasalahan tiap RW dan kelurahan, strategi dan tujuan, rencanan pengembangan permukiman (RPP), rencana tata bangunan dan lingkungan (RTBL), dan profil RW dan kelurahan termasuk visi Kelurahan Pringapus 2020.
Dalam workshop ini hadir perwakilan BPN, Dishubkominfo, Cipta Karya, Disporabudpar, Bina Marga, Lingkungan Hidup, Disdik, Bapermasdes, Bagian Hukum, Dinas Peternakan, Koperasi, Dinkes, Bappeda, Ketua Komisi A DPRD dokter Anis Supriyadi, dan kalangan anak muda Kelurahan Pringapus yang tergabung dalam Laskar Nata Desa (ND).
Usulan Masyarakat Hani Soetanto anggota Komisi A DPRD menegaskan, Read the rest of this entry »

Posted by Malik
Ungaran, JTNR
Posted by Malik 
Posted by Malik 





