CERITA RAKYAT KITAB BLAWONG
BAGI MASYARAKAT DESA PRINGAPUS
KABUPATEN SEMARANG
Disusun untuk memenuhi syarat mendapat gelar sarjana pada strata satu
oleh :
Pipit Mugi Handayani
A2A 001 022
FAKULTAS SASTRA
UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
2008
—————————————————————–
INTISARI
Cerita Rakyat Kitab Blawong (selanjutnya disingkat CRKB) adalah cerita rakyat yang dimiliki masyarakat Desa Pringapus, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Kitab Blawong adalah Kitab Al Qur’an tulisan tangan yang ditulis oleh Syekh Basyaruddin, CRKB berisi tentang kisah penulisan, kisah-kisah ajaib dan fungsinya bagi masyarakat Pringapus. CRKB berkembang menjadi cerita yang dikeramatkan. Penghormatan Kitab Blawong dibuktikan dengan pengetahuan, sikap, dan pandangan masyarakat setempat di balik peninggalan-peninggalan berupa makam Syekh Basyaruddin di Gunung Munggut, Kitab suci Al Qur’an (Kitab Blawong), petilasan batu besar tempat menulis Kitab Blawong, sendang (Jawa: mata air), bedug, kolah dan masjid yang ada di desa Pringapus yang masih ada sampai saat ini.
CRKB diperoleh melalui langkah penelitian lapangan dengan cara kajian dokumen, wawancara kepada sejumlah informan dan observasi terhadap artefak-artefak yang terkait. Teori yang digunakan dalam kaitan inventarisasi teks cerita transliterasi dan transkripsi teks adalah Teori Filologi, untuk mengetahui struktur cerita yang merupakan kategori mitos digunakan Teori Folklor, sedangkan untuk mengetahui pendapat dan penerimaan masyarakat Pringapus terhadap Mitos CRKB digunakan Teori Resepsi Sastra.
Berdasarkan hasil penelitian, dapat diketahui bahwa CRKB merupakan cerminan pendapat dari tradisi berpikir masyarakat pemiliknya (masyarakat Pringapus). Respon masyarakat terhadap CRKB merupakan suatu cara pengungkapan aktualisasi diri masyarakat terhadap kesadaran kebutuhan identitas sosial yang bergeser (agraris-industri) pada masyarakat Pringapus. Kemunculan CRKB berangsur menjadi cerita sakral yang dikenal dan dipercaya. Hal ini dikarenakan adanya bukti peninggalan berupa makam, Al Qur’an tulisan tangan, tiga petilasan berupa batu besar dan sendang, bedug, kolah, dan masjid yang ada di desa Pringapus yang hingga kini masih dikeramatkan. CRKB juga dilegitimai dengan dilaksanakan ritual-ritual untuk menghormati penulis Kitab Blawong yaitu Syekh Basyaruddin. Ritual tersebut meliputi Haul yang berisi pengajian, ziarah makam Syekh Basyaruddin pada hari-hari tertentu dan hari biasa, Khotmil Quran dan Tabaruk Kitab Blawong. Namun dalam keseharian persepsi terhadap CRKB sangat beragam, semuanya dilatarbelakangi oleh kemampuan merespon (mendengar, mengolah dan memahami cerita) masing-masing orang yang berbeda.
——————————————————————
DAFTAR ISI
Halaman Judul i
Halaman Pernyataan ii
Halaman Persetujuan iii
Halaman Pengesahan iv
Halaman Motto dan Persembahan v
Prakata vi
Daftar Isi viii
Daftar istilah xi
Intisari……………………………………………………………………………… xiv
Bab I Pendahuluan 1
-
Latar Belakang Masalah…………………………………………….. 1
-
Perumusan Masalah 3
-
Tujuan Penelitian 3
-
Manfaat Penelitian …………………………………………………….. 3
-
Tinjauan Pustaka 4
1. Penelitian Sebelumnya 4
2. Landasan Teori 9
-
Metode Penelitian 13
1. Proses Pengumpulan Data………………………………………… 15
2. Proses Klasifikasi Data…………………………………………….. 16
3. Analisis dan Peyampaian Data…………………………………… 16
Bab II Kondisi Masyarakat Pringapus dan Tanggapan terhadap CRKB.. 17
A. Kondisi Fisik Lokasi Penelitian 17
1. Kondisi Geografi 17
2. Kondisi Demografi 19
a. Penduduk 19
b. Mata Pencaharian 20
B. Kondisi Sosial Budaya Masyarakat 21
1. Pendidikan…………………………………………………………….. 21
2. Agama …………………………………………………………………. 22
3. Tradisi dalam Masyarakat Pringapus………………………… 23
-
-
Yasinan…………………………………………………………….. 23
-
Nariyahan………………………………………………………….. 23
-
Selapanan……………………………………………………….. 24
-
Punggahan ……………………………………………………… 24
-
4. Kepercayaan Masyarakat terhadap Tempat-tempat
terkait dengan CRKB………………………………………………… 25
-
-
Makam Syekh Basyaruddin…………………………… 25
-
Petilasan Batu Besar di Dusun Trembel…………… 25
-
Kalijambe ………………………………………… 26
-
Pinarakan…………………………………………. 27
-
Selo Wadah Bak………………………………… 28
-
-
Masjid Jami’ Syekh Basyaruddin ………………….. 28
-
Kolah ………………………………………………………… 29
-
-
Ritual Masyarakat terhadap peninggalan CRKB……….. 30
-
Haul Syekh Basyaruddin…………………………….. 30
-
Ziarah Makam Syekh Basyaruddin…………………. 31
-
Ziarah Hari-hari Biasa……………………….. 31
-
Ziarah pada Hari Tertentu…………………… 32
-
-
Tabaruk Al Quran (Kitab Blawong)……………….. 33
-
C. Tanggapan Masyarakat terhadap CRKB 34
Bab III Arti Penting CRKB bagi Masyarakat Pringapus 35
-
Deskripsi CRKB 35
-
Pengantar…………………………………………………….. 35
-
Uraian Fisik Naskah………………………………………. 37
-
-
Deskripsi Cerita CRKB 39
-
Riwayat hidup Syekh Basyaruddin………………….. 39
-
Peninggalan Syekh Basyaruddin……………………… 40
-
a. Masjid Jami’ …………………………………… 40
b. Bedug……………………………………………… 41
c. Al Quran (Kitab Blawong)…………………. 41
i. Proses Penulisan………………………. 41
ii. Keistimewaan Kitab Blawong…… 42
-
Analisis CRKB………………………………………………………… 44
-
Kesakralan Syekh Basyaruddin …………………….. 44
-
Mitos yang terdapat dalam CRKB…………………… 46
-
a. Kitab Blawong ditulis dengan Laku Pasa 48
b. Kitab Blawong tidak dapat terbakar……… 51
c. Kitab Blawong tidak bisa basah…………… 53
d. Sumpah Blawong………………………………. 58
D. Fungsi Mitos CRKB bagi Masyarakat Pringapus………….. 63
1. Ritual Haul ……………………………………………………. 64
2. Ziarah Makam………………………………………………….. 65
3. Tabaruk Kitab Blawong………………………………….. 67
E. . Resepsi …………………………………………………………….. 68
1. Arti resepsi……………………………………………………. 68
2. Resepsi Masyarakat terhadap CRKB…………………. 69
a. Pengaruh Usia terhadap Resepsi CRKB………. 69
b. Pengaruh Pendidikan ……………………………… 71
c. Pengaruh Keimanan dan kataatan beragama.. 71
d. Pengaruh Budaya ……………………………………. 72
3. Resepsi Masyarakat Pringapus secara umum…….. 73
Bab IV Kesimpulan 74
Daftar Pustaka 76
Lampiran
——————————————————————
Untuk membaca skripsi yang lebih lengkap silakan klik link di bawah ini :
- COVER, PERNYATAAN, PERSETUJUAN, PENGESAHAN, PERSEMBAHAN, PRAKATA, DAFTAR ISI, DAFTAR ISTILAH, INTISARI
- BAB I (PENDAHULUAN ; Latar Belakang Masalah, Perumusan Masalah, Tujuan Penelitian, Manfaat Penelitian, Tinjauan Pustaka, Landasan Teori, Metode Penelitian)
- BAB II (Kondisi Fisik Penelitian, Kondisi Sosial Budaya Masyarakat)
- BAB III (Fungsi dan Resepsi Cerita Rakyat Kitab Blawong)
- BAB IV (Simpulan dan Saran)
- DAFTAR PUSTAKA
Copy Right 2008 : Pipit Mugi Handayani – Master Computer Pringapus 



[...] 18, 2008 Tulisan ini disarikan dari Skripsi “CERITA RAKYAT KITAB BLAWONG BAGI MASYARAKAT DESA PRINGAPUS KABUPATEN SEMARANG” oleh Pipit Mugi Handayani – Fakultas Sastra Universitas Diponegoro [...]
he 3x,lama gak jumpa ya bu? ni, exs murid ibu. klo saya baca skripsi ibu saya jadipusing ,?panjang skali?klo bikin \skripsi panjang gitu yta bu?irawan bali.
[...] Pipit Mugi Handayani [...]
betul mas pipit cerita kitab blawong untuk skripsi saja
jangan untuk meden medeni orang lha wong kitab kok bilaheni wong mbok ya dibaca isi dan artinya di tamak ke…utamanya untuk urusan akhirat lah……..
kalo untuk pariwisata……
kalo untuk menyumpah maling yg tak ngaku …….
kalo untuk skripsi………..
di indonasia kitab suci ada ….
1 alquran
2 injil
3 tripitaka
4 weda
5 kitab……….?
untuk orang islam..kitab alquran kitab sucinya
nama sebutan lain alquran al furqon ,alkitab dll
al……..yang namanya singkatan bhs jawa….
memang betul mas pipit kalau anda akademisi tentunya
melihat dengan data data ilmiah tidak asal manut carita
dong kalas barat kreteg gedhe ada watu nganten…….?
muk bayi sekarang kantor kelurahan…ada bayi nangis …
ndang genthong ada moto sak terbang juru foto muhlas….
pertigaan kali kaseh wewe ngreap……..(tanpa gelung)
tolong kirimin tinjauan pustaka secar umum untuk cerita rakyat